103 TAHUN HIDUP, HANYA PAK JOKOWI YANG MENGERTI

103 TAHUN HIDUP, HANYA PAK JOKOWI YANG MENGERTI Public

AGUS SUJIANTO, M.PD

10 months
109 Views
Want to watch this again later?
Sign in to add this video to a playlist. Login
Share Report 0 5
Category:
Description:
Nama Pendamping: Agus Sujianto, M.Pd.
Alamat: Perumahan Jokowi Blok A No 08, Ds. Melaya Pantai, Desa Melaya, Kec. Melaya, Kab. Jembrana Bali
Email: agussujianto038@gmail.com
no HP: 082146822346
dampingan: Kel. Gilimanuk

Setiap lipatan kerut di wajah Mbah Karno (103 tahun) dan istrinya Mbah Yatemi (85 tahun) menggambarkan betapa kerasnya perjalanan hidup mereka. Tangannya yang tak lagi kekar masih mampu mengorek tumpukan sampah demi sesuap nasi. Pasangan lansia yang tinggal di Jalan Jalak Putih 8, RT 15, Lingkungan Arum, Kelurahan Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana – Bali ini merupakan peserta PKH tahun 2017 dengan komponen dua orang lansia sehingga pada tahap I 2019 keluarga ini mendapatkan bantuan sebesar Rp. 1.750.000. Baginya, uang dengan jumlah tersebut merupakan bantuan terbesar yang pernah ia terima dari pemerintah selama hidupnya.
Saat usia senja, keduanya sama sekali tak pernah menggantungkan hidupnya pada sanak keluarga hingga akhirnya pemerintah melalui PKH memperhatikan nasibnya. Rasa syukur tentu berkali-kali terucap dari keduanya karena cairnya bantuan bertepatan dengan melemahnya kondisi Mbah Karno yang sedang membutuhkan biaya perawatan kesehatan. Dengan kondisi Mbah Karno yang terus melemah, menggeser peran Mbah Yatemi dari seorang istri menjadi tulang punggung yang harus bekerja mengumpulkan sampah. Miris memang, saat usia senja yang seharusnya dinikmati bersama keluarga, tetapi Mbah Yatemi dan Mbah Karno harus terus berjuang dengan kerasnya hidup. Penghasilannya tak seberapa, namun sangat berarti bagi keduanya. Per hari tangan rentanya dapat mengumpulkan satu hingga tiga karung barang bekas yang ia peroleh dari TPS Lingkungan Arum – Gilimanuk. Plastik bekas, kardus, botol-botol bekas, besi dalam segala bentuk dan ukuran itulah sasaran mata pencahariannya. Sebesar Rp 5000; hingga Rp 15.000; adalah bayaran bagi kerja kerasnya mengumpulkan benda-benda daur ulang. Baginya uang sebesar itu adalah berkah untuk menyambung hidupnya esok hari.
Sekal 2017, sedikit demi sedikit beban hidup Mbah Karno & Mbah Yatemi mulai berkurang berkat Program Keluarga Harapan (PKH). Saat ini pun bantuan yang telah diterima oleh pasangan lansia ini adalah uang tunai setiap tiga bulan sekali dari PKH, uang tunai dari program ASLUT, sembako dari BPNT yang dapat diambil setiap bulan, jaminan kesehatan dari Kartu Indonesia Sehat (KIS). Melalui video ini, keduanya ingin menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang tak terhingga pada pemerintahan Bapak Jokowi – JK atas perhatian yang diberikan kepadanya.
#PKHuntukIndonesia #PKHkeren

Comments:

Comment
Up Next Autoplay